Hartanya Bakal Disita KPK, Setnov 'Jatuh Miskin'
Hartanya Bakal Disita KPK, Setnov 'Jatuh Miskin'
Setya Novanto

JAKARTA, Merdeka - KPK mulai menelisik harta milik Setya Novanto. Setelah asetnya terdata maka akan dilakukan penyitaan.

Setnov sapaan Ketua Umum Ketua Golkar yang juga Ketua DPR itu berada di mana-mana. Tanah dan rumahnya bukan hanya di Pondok Indah, Jaksel tapi ada juga di Bekasi hingga NTT.

Harta Setnov kabarnya mulai meningkat setelah dia menjabat sebagai Ketua DPR.

"LHKPN pasti dicermati, apakah sejauh mana aset ditelusuri kami belum bisa menyampaikan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Namun KPK belum bisa memastikan apakah LHKPN Novanto sesuai dengan pendapatan yang diperoleh sebagai anggota DPR. Namun, menurut Febri, KPK mencermati LHKPN tersebut.

Harta kekayaan yang dilaporkan Setya Novanto bukan cuma tanah, bangunan, dan kendaraan. Ia diketahui memiliki logam mulia, batu mulia, hingga surat berharga.

Harta itu dilaporkan Novanto di LHKPN KPK. Ia memiliki harta bergerak lainnya, mulai logam mulia, batu mulia, dan benda bergerak lain yang totalnya Rp 932.500.000.

LHKPN Itu dilaporkannya pada 13 April 2015. Berikut rinciannya.

1. Logam mulia perolehan tahun 1994-2002 Rp 342.000.000
2. Batu mulia perolehan tahun 1994-1997 Rp 470.000.000
3. Benda bergerak lain perolehan tahun 1997-2006 Rp 120.500.000.

Selain itu, Novanto melaporkan beberapa surat berharga dari 1992 hingga 1997. Surat berharga itu senilai Rp 8.450.000.000 serta giro dan setara kas lainnya dengan nilai Rp 21.297.209.937.

Surat berharga

1. Tahun investasi 1998 Rp 45.000.000
2. Tahun investasi 1992-1998 Rp 650.000.000
3. Tahun investasi 1996 Rp 40.000.000
4. Tahun investasi 1994-1997 Rp 30.000.000
5. Tahun investasi 1992 Rp 6.650.000.000
6. Tahun investasi 1997 Rp 1.035.000.000

Giro dan setara kas lainnya

1. Yang berasal dari hasil sendiri Rp 21.297.209.937

Total harta kekayaan Novanto yang dilaporkan pada 2015 yakni Rp 114.769.292.837 dan US$ 49.150. Jumlahnya meningkat dari 2009 lalu yakni Rp 73.789.728.051 dan US$ 17.781.

Namun daftar yang dilaporkan di LHKPN belum tentu benar-benar memuat semua harta yang dimilikinya.

(Kaira Saqila)
Mentan SYL Dorong Petani Milenial Indonesia Timur Bangun Konsepsi dan Networking
Mentan SYL Dorong Petani Milenial Indonesia Timur Bangun Konsepsi dan Networking
Tingkatkan Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor, Kini BPLJSKB Ditetapkan Sebagai BLU
Tingkatkan Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor, Kini BPLJSKB Ditetapkan Sebagai BLU
Dukung KPK Tuntaskan Kasus Formula E, Satgas Pemburu Koruptor Jangan Terpengaruh Jargon Kriminalisasi!
Dukung KPK Tuntaskan Kasus Formula E, Satgas Pemburu Koruptor Jangan Terpengaruh Jargon Kriminalisasi!
Menag Sebut Industri Halal Berkontribusi pada Pemulihan Ekonomi Pascapandemi
Menag Sebut Industri Halal Berkontribusi pada Pemulihan Ekonomi Pascapandemi
ID FOOD Perluas Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Bali
ID FOOD Perluas Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Bali