Akun Medsos Pembully Setnov Dilaporkan
Sindiran Pura-Pura Sakit Dipolisikan, Mahfud: Tidak Ada Masalah
Sindiran Pura-Pura Sakit Dipolisikan, Mahfud: Tidak Ada Masalah
Mahfud MD

YOGYAKARTA, MerdekaNews – Mahfud MD dilaporkan ke polisi. Tuduhannya karena dia menyindir Setya Novanto pura-pura sakit.

Aneh bin ajaib. Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengaku sudah melaporkan mantan Ketua MK itu ke polisi.

Mahfud sendiri mengaku tidak ada masalah. Malah Presidium KAHMI ini menyatakan, kalau korupsi e-KTP sudah nyata.

Dia meminta kepada KPK agar tidak belok dan mengurusi yang kecil-kecil. “Soal laporan silahkan saja. Ndak ada urusan saya," kata Mahfud MD di kantor Gubernur DIY, Jalan Malioboro Yogyakarta, Jumat (24/11/2017).

Sementara soal hitungan kerugian negara, Mahfud MD mengingatkan hal itu tidak harus selalu ada. Karena jika bentuknya suap maka tidak ada kerugian negara, tetapi hukumannya berat.

"Mantan Ketua MK (Akil Mochtar) tidak merugikan negara sama sekali tapi hukumannya seumur hidup. Tida ada rugi negara, wong dia nerima uang dari orang bukan uang negara. Jadi jangan berpikir jangan bermimpi ini tidak ada kerugian negara yang dihitung oleh BPK, ndak ada korupsinya, ada korupsi itu satu menggunakan APBN menipu itu kerugian uang negara, yang kedua suap, yang ketiga gratifikasi," kata Mahfud MD.

Sehingga dalam kasus e-KTP, kata Mahfud, uang negara yang sudah keluar Rp 5,7 triliun, ternyata menurut perhitungan BPKP dikorupsi Rp 2,2 triliun.

"Jadi saya ingin menegaskan korupsi itu tidak harus ada dokumen kerugian negara, nggak harus. Dan jangan percaya juga, kalau misalnya suatu instansi itu sudah WTP (wajar tanpa perkecualian) lalu ndak ada korupsinya. Ini orang koruptor semua tu kantornya WTP semua, karena WTP itu bisa ditipu," lanjutnya.

Akun Medsos Juga Dilaporkan

Bukan hanya Mahud MD yang dilaporkan. Tapi, akun-akun medsos yang membully Ketua DPR juga dilaporkan oleh kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi.

Pengakuan Fredrich ini terungkap saat video yang beredar. Selain Mahfud MD, Fredrich juga melaporkan 25 penyidik KPK ke polisi.

Sayang dia menolak menyebut identitas penyidik dan jenis aduan yang dia laporkan. Dia beralasan hingga kini belum ada surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) atas laporannya tersebut.

"Itu masih rahasia. Saya hanya bukan kalau sudah SPDP atau jadi tersangka atau sudah ada penangkapan," kata Fredrich.

Dalam laporan Fredrich ada 32 akun tapi hasil pengembangan polisi ada 69 akun yang dituduh menghina Setnov sapaan ngetop Ketua Umum Golkar.
 

(Ira Saqila)
Aksi Kuda Lumping, Aktivis Pecut KPK Desak Supaya Percepat Tuntaskan Kasus Formula E
Aksi Kuda Lumping, Aktivis Pecut KPK Desak Supaya Percepat Tuntaskan Kasus Formula E
Ogah Tanggapi Tantangan Aktivis, Satgas Pemburu Koruptor: Bjorka Berkawankah dengan Koruptor Formula E?
Ogah Tanggapi Tantangan Aktivis, Satgas Pemburu Koruptor: Bjorka Berkawankah dengan Koruptor Formula E?
Ade Yasin Divonis Empat Tahun, Sepertinya Hakim Lebih Zolim Dari Jaksa
Ade Yasin Divonis Empat Tahun, Sepertinya Hakim Lebih Zolim Dari Jaksa
Emak-Emak Eks Relawan Jokowi Menangis, Yakin Pengacara Bisa Perjuangkan Ade Yasin Bebas
Emak-Emak Eks Relawan Jokowi Menangis, Yakin Pengacara Bisa Perjuangkan Ade Yasin Bebas
Ade Yasin Jelas-Jelas Gak Terlibat, Jaksa Kenapa Sih Gak Lihat Fakta Sidang
Ade Yasin Jelas-Jelas Gak Terlibat, Jaksa Kenapa Sih Gak Lihat Fakta Sidang