Alih Fungsi Lahan Ugal-ugalan Sebabkan Banjir Bandang Bogor, 4 Objek Wisata Disegel!
Alih Fungsi Lahan Ugal-ugalan Sebabkan Banjir Bandang Bogor, 4 Objek Wisata Disegel!
Empat objek wisata di kawasan Puncak, Bogor disegel. (Foto: istimewa)

Bogor, MERDEKANEWS -- Bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor lantaran alih fungsi hutan dan lahan perkebunan ugal-ugalan.

Merespons hal itu, Kementerian Lingkungan Hidup menyegel empat objek wisata yang memiliki kerja sama operasional atau KSO dengan PT Perkebunan Nusantara VIII.

Keempat objek wisata itu ialah bangunan pabrik teh milik PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP), Hibisc Fantasy Puncak milik PT Jaswita BUMD Jabar, kafe dan resto yang berada di dalam manajemen PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 2 dan wahana ekowisata Eiger Adventure Land.

"Hari ini kami melakukan segel pengawasan ke empat objek bangunan yang melanggar Undang-undang Lingkungan Hidup yang paling keliatan. Ditemukan juga 29 objek bangunan lainnya, nanti menyusul akan dipasang segel pengawasan," kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Cisarua, Bogor. Kamis (06/03).

Hanif mengatakan banyaknya lahan berubah fungsi dan berdiri bangunan karena ulah ngeyel para pengusaha. Pembangunan objek wisata ini juga dinilai terjadi karena didukung perubahan tata ruang di Jawa Barat dengan Peraturan Daerah (Perda) Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2022.

"Ada 800 hektare yang alih fungsi dari hutan konservasi menjadi pertanian maupun permukinan tanpa memiliki kajian analisa dampak lingkungan spesifik padahal di hulu dan badan sungai tidak boleh ada resort atau objek wisata hingga air hujan turun langsung ke pemukiman tanpa terlebih dahulu diserap," kata Hanif.

Sementara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun mengatakan siap mencabut Perda Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2022 yang disebut menjadi penyebab banyaknya bangunan berdiri di lahan konservasi.

Ia juga menyebut dirinya akan mencabut ijin wisata Hibics Fantasi Puncak dan langsung membongkarnya hari ini juga. 

"Kita akan mencabut Perda itu, kemudian kita kembalikan alam Jawa Barat agar membawa keselamatan warga Jawa Barat dan DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta juga harus bekerjasama agar warganya tidak membangun vila dan sejenisnya di Bogor, kita semua harus sadar untuk menjaga lingkungan hidup," kata Dedi. 

Selain Hibics Fantasi Puncak, Gubernur Jawa Barat dan Menteri LH menyegel ekowisata Eiger Adventure Land yang berdiri di atas lahan KSO PTP dan TNGP di Megamendung.

Para pekerja yang sedang bekerja membangun area resto, kafe dan lainnya di area Eiger pun diminta berhenti karena akan disegel.

(Cw 1)
Kades Klapanunggal Minta Maaf Soal Surat Berkop Pemkab Bogor Minta THR ke Pengusaha
Kades Klapanunggal Minta Maaf Soal Surat Berkop Pemkab Bogor Minta THR ke Pengusaha
Dedi Mulyadi Tancap Gas Usai Dilantik, Cium Ada Aroma Kejanggalan di Anggaran Pemprov Jabar
Dedi Mulyadi Tancap Gas Usai Dilantik, Cium Ada Aroma Kejanggalan di Anggaran Pemprov Jabar
Pantas Macet, Ternyata Segini Jumlah Kendaraan yang Melintasi Puncak Saat Libur Isra Miraj dan Imlek
Pantas Macet, Ternyata Segini Jumlah Kendaraan yang Melintasi Puncak Saat Libur Isra Miraj dan Imlek
Ada Pejabat LHK yang Bakal Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola Perkebunan Sawit, Siapa?
Ada Pejabat LHK yang Bakal Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola Perkebunan Sawit, Siapa?