Aksi ke Siswa SMP Pendemo Tolak Program MBG Viral, Pejabat Disdik Nabire Minta Maaf
Aksi ke Siswa SMP Pendemo Tolak Program MBG Viral, Pejabat Disdik Nabire Minta Maaf
Aksi demo menolak program MBG pelajar di Papua. (Foto: istimewa)

Jakarta, MERDEKANEWS -- Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Nabire, Viktor Tebai meminta maaf usai menendang seorang siswa SMP yang terlibat demo menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Viktor dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (19/02), mengaku sempat emosi karena aksi unjuk rasa yang diduga melibatkan anak SD tersebut.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa keberatan atas tindakan yang saya buat dan saya berjanji bahwa mudah-mudahan tidak akan terjadi lagi," kata Viktor.

Viktor menyesalkan aksi demo siswa yang dianggapnya sebagai anak sendiri. Dia tidak menyangka siswa yang seharusnya fokus belajar di sekolah malah turun ke jalan hingga akhirnya diamankan aparat kepolisian.

"Jadi peserta pendemo itu ada anak SD, SMP dan lebih banyak SMA. Saya mencucurkan air mata pada saat saya masuk ke Polres. Ketika saya melihat anak-anak itu ada yang terlihat lapar, sakit dan ada juga yang wajahnya pucat," tuturnya.

Dia mengaku hendak memberikan edukasi dan pemahaman kepada para siswa itu atas undangan Polres Nabire. Viktor mengaku punya kewajiban sebagai orang tua para peserta didik tersebut.

"Saya sebagai orang tua di dinas pendidikan yang berlatar belakang guru, dengan karakter saya sebagai orang pedalaman, pada kejadian tersebut memang saya ada marah dan menasehati," kata Viktor.

Di satu sisi, Viktor turut membantah telah menginjak siswa SMP tersebut. Dia berdalih foto dan video beredar yang menarasikannya ikut menginjak siswa tidak sesuai dengan konteks kejadian.

"Karena pada foto maupun video, itu saya tidak berdiri lurus ke bawah baru menginjak, tetapi saya buang (sepak kaki) ke samping, lalu ujung sepatu itu saya kenakan ke seragam anak SMP itu," urainya.

Sebelumnya, sejumlah siswa yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) menggelar aksi unjuk rasa menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Senin, 17 Februari 2025. 

Namun buntut aksi tersebut para pelajar diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka dibawa ke Polres Nabire untuk diberikan arahan oleh petugas.

Saat pengamanan tersebut, terjadi insiden yang melibatkan seorang pria diduga Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Nabire, Viktor Tebai yang terekam melakukan penganiayaan terhadap seorang siswa yang menolak program MBG. 

Mulanya Viktor Tebai meminta siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk angkat tangan. Satu siswa SMP pun mengangkat tangannya, yang kemudian memicu kemarahan Viktor.

Tanpa aba-aba, Viktor langsung menendang siswa tersebut dan menginjaknya. Menurut Viktor, siswa SMP tidak seharusnya terlibat dalam aksi demonstrasi menolak program MBG.

Dalam rekaman video, ia terdengar melontarkan kata-kata yang merendahkan siswa tersebut. “Kamu masih anak SMP, masih anak kecil ini, masih ingusan,” ujar Viktor.

Ia juga mempertanyakan siapa yang membawa siswa tersebut ke dalam aksi. “Yang SMP selain dia siapa lagi? Yang mengajak kamu datang ke sini (ikut aksi) siapa? Siapa yang suruh?” tanya Viktor kepada siswa itu.

Insiden ini memicu kemarahan warganet yang mengecam tindakan kekerasan terhadap siswa SMP tersebut. Banyak yang menuntut tindakan tegas terhadap Viktor Tebai.

(Cw 1)
Puan Sebut Sudah Titip Salam ke Didit, Pertemuan Megawati dan Prabowo Tinggal Menunggu Waktu?
Puan Sebut Sudah Titip Salam ke Didit, Pertemuan Megawati dan Prabowo Tinggal Menunggu Waktu?
Antusiasme Rakyat Hadiri Gelar Griya Presiden Prabowo Tepis Narasi Provokasi di Medsos
Antusiasme Rakyat Hadiri Gelar Griya Presiden Prabowo Tepis Narasi Provokasi di Medsos
Gibran Sanjung Didit Prabowo ke Sana Kemari Silaturrahmi: Sosok Pemersatu
Gibran Sanjung Didit Prabowo ke Sana Kemari Silaturrahmi: Sosok Pemersatu
Didit Prabowo dan Menteri Kabinet Merah Putih Halal bi halal di Rumah Megawati
Didit Prabowo dan Menteri Kabinet Merah Putih Halal bi halal di Rumah Megawati
Innalillahi, Pohon Beringin Roboh di Pemalang, Dua Jemah Sholat Idul Fitri Tewas
Innalillahi, Pohon Beringin Roboh di Pemalang, Dua Jemah Sholat Idul Fitri Tewas