Cegah Kecurangan, Gunakan Hak Pilih: Jangan Sampai Hak Suara Disalahgunakan
Cegah Kecurangan, Gunakan Hak Pilih: Jangan Sampai Hak Suara Disalahgunakan
KedaiKOPI: Hak suara yang tak dipakai berpotensi disalahgunakan. (Foto: istimewa)

Jakarta, MERDEKANEWS -- Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengatakan bahwa jika hak suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak dipakai maka akan berpotensi untuk disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Ia menjelaskan, masyarakat bisa berkontribusi untuk mencegah kecurangan dengan ikut memilih atau menggunakan hak suaranya, sehingga kertas suara yang ada tidak disalahgunakan untuk menguntungkan salah satu pihak.

"Pemilih bisa membantu untuk mencegah kecurangan. Kalau hak suara tidak dipakai, maka ada potensi digunakan untuk kecurangan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga menguntungkan salah satu pihak," kata pria yang kerap disapa Hensat itu di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, penting bagi masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS), agar potensi tindakan curang bisa dikurangi.

Lebih jauh, menurut dia seperti dilansir antaranews, satu suara dari pemilih sangat menentukan untuk arah kebijakan pemerintah ke depan.

Ia menilai, ikut memilih merupakan salah satu kontribusi aktif masyarakat dalam berpolitik, sehingga membantu menegakkan proses demokrasi di Indonesia.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina itu mengatakan, jika pemilik suara tidak menggunakan hak suaranya, maka orang-orang yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat bisa saja akan terpilih untuk menentukan nasib Indonesia ke depan.

Ia menambahkan, dengan selektif memilih akan mendalami visi dan misi yang ditawarkan, sehingga diyakini akan menentukan pilihan terbaik untuk bangsa dan negara.

(Jyg)
Demo Mahasiswa Dukung KPU dan Bawaslu, Hasil Pemilu adalah Suara Rakyat
Demo Mahasiswa Dukung KPU dan Bawaslu, Hasil Pemilu adalah Suara Rakyat
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Diseret ke DPR Salah Alamat, Selesaikan di Bawaslu dan MK
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Diseret ke DPR Salah Alamat, Selesaikan di Bawaslu dan MK
Belasan Tahanan Kabur, Bakal Ada Sanksi untuk Kapolsek Tanah Abang Jika Terbukti Lalai
Belasan Tahanan Kabur, Bakal Ada Sanksi untuk Kapolsek Tanah Abang Jika Terbukti Lalai
Dari Kades Hingga Pj Gubernur: ASN Tak Netral di Pemilu 2024 Erat dengan Politik Uang dan Pemenangan Calon Tertentu
Dari Kades Hingga Pj Gubernur: ASN Tak Netral di Pemilu 2024 Erat dengan Politik Uang dan Pemenangan Calon Tertentu
Rekomendasi Bawaslu: 780 TPS Lakukan Pemungutan Suara Ulang
Rekomendasi Bawaslu: 780 TPS Lakukan Pemungutan Suara Ulang