Respons Bijak Wapres Maruf Amin Terkait Film Dirty Vote, Begini Katanya
Respons Bijak Wapres Maruf Amin Terkait Film Dirty Vote, Begini Katanya
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. (foto: istimewa)

Jakarta, MERDEKANEWS -- Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menanggapi secara bijak film dokumenter berjudul Dirty Vote. Menurut Wapres, film tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang ada di Indonesia.

"Saya kira itu dinamika dari politik kita. Tentu pemerintah, kalau sasarannya pemerintah tentu pemerintah akan memperhatikan suara-suara itu saya kira," kata Wapres Ma'ruf saat ditemui di Istana Wakil Presiden Jakarta, Senin.

Wapres menilai bahwa adanya suara-suara atau keinginan tentang Pemilu 2024, termasuk melalui film dokumenter itu harus direspons dengan baik.

Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah Pemilu dapat berjalan dengan baik, serta kekhawatiran seperti perpecahan di tengah masyarakat tidak terjadi.

Ia meminta agar adanya pemilu jangan sampai memunculkan permusuhan, justru harus menambah kebaikan dan memperbaiki keadaan.

"Jangan sampai pemilu justru menimbulkan masalah yang membawa kemunduran kita karena ada permusuhan," katanya.

Selain itu, Wapres juga meminta seluruh pihak dan lembaga terkait, termasuk kpu dan bawaslu untuk menjaga agar pemilu berjalan dengan baik, jujur dan adil.

"Di tps-tps kan sudah ada pelaksana, ada juga saksi-saksi dan semua ikut mengawasi, mudah-mudahan tidak terjadi ketidakjujuran. Saya kira harapan kita semua begitu, supaya pemilu berjalan lancar," kata Wapres.

Adapun film dokumenter Dirty Vote disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono dan diluncurkan lewat kanal YouTube, Minggu (11/02) lalu.

Dalam siaran tertulisnya, Dandhy menyampaikan film itu bentuk edukasi untuk masyarakat yang pada 14 Februari 2024 akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024.

Setelah siar di YouTube pada Minggu (11/2), film itu saat ini telah dilihat oleh 3,2 juta akun dan dan disukai oleh 214 ribu pengguna YouTube.

(Jyg/Ant)
Demo Mahasiswa Dukung KPU dan Bawaslu, Hasil Pemilu adalah Suara Rakyat
Demo Mahasiswa Dukung KPU dan Bawaslu, Hasil Pemilu adalah Suara Rakyat
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Diseret ke DPR Salah Alamat, Selesaikan di Bawaslu dan MK
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Diseret ke DPR Salah Alamat, Selesaikan di Bawaslu dan MK
Belasan Tahanan Kabur, Bakal Ada Sanksi untuk Kapolsek Tanah Abang Jika Terbukti Lalai
Belasan Tahanan Kabur, Bakal Ada Sanksi untuk Kapolsek Tanah Abang Jika Terbukti Lalai
Dari Kades Hingga Pj Gubernur: ASN Tak Netral di Pemilu 2024 Erat dengan Politik Uang dan Pemenangan Calon Tertentu
Dari Kades Hingga Pj Gubernur: ASN Tak Netral di Pemilu 2024 Erat dengan Politik Uang dan Pemenangan Calon Tertentu
Rekomendasi Bawaslu: 780 TPS Lakukan Pemungutan Suara Ulang
Rekomendasi Bawaslu: 780 TPS Lakukan Pemungutan Suara Ulang