Ada Tata-tertib, Ini yang Dilarang dan Dibolehkan KPU Saat Debat Perdana Capres-Cawapres Besok
Ada Tata-tertib, Ini yang Dilarang dan Dibolehkan KPU Saat Debat Perdana Capres-Cawapres Besok
KPU larang tim paslon bawa APK saat debat perdana Pilpres 2024. (Foto: istimewa)

Jakarta, MERDEKANEWS -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal pelaksanaan debat capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang akan berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024 pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Debat pertama dan kedua digelar pada tanggal 12 dan 22 Desember 2023. Debat ketiga dan keempat diselenggarakan pada 7 dan 21 Januari 2024.

Sementara itu, debat terakhir berlangsung pada 4 Februari 2024. Lima kali debat capres-cawapres ini dilaksanakan di Jakarta.

Debat capres akan dilangsungkan tiga kali, sedangkan debat cawapres dua kali. Walau begitu, pasangan capres-cawapres harus hadir pada lima kesempatan debat itu.

Adapun tema debat pertama meliputi pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Tema debat kedua adalah ekonomi yang mencakup ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Tema debat ketiga adalah pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik. Kemudian tema debat keempat adalah pembangunan keberlanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Lalu, tema debat kelima meliputi kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan juga inklusi.

Untuk debat pertama yang akan berlangsung di Kantor KPU RI , Jakarta, Selasa (12/12) besok, KPU melarang tim pasangan calon presiden dan wakil presiden membawa alat peraga kampanye (APK).

"Ada tata-tertib begini, pada saat debat berlangsung di dalam area debat sebagaimana kita ketahui di sini, pendukung tidak diperbolehkan atau tidak diperkenankan membawa bahan kampanye dan alat peraga kampanye," ujar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari saat konferensi pers persiapan debat capres/cawapres di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (11/12).

Meski begitu, KPU hanya memperbolehkan APK atau atribut kampanye yang melekat pada tubuh untuk masuk ke dalam lokasi debat capres/cawapres. Hasyim pun mengatakan KPU akan melakukan pemeriksaan agar tidak ada alat kampanye yang masuk.

"Satu-satunya yang boleh, kecuali atribut yang melekat di tubuh. Jadi pakaian lah, yang lain tidak diperbolehkan," katanya.

Hasyim menambahkan setiap tim paslon capres/cawapres akan mendapatkan undangan debat yang diperuntukkan untuk 75 orang. Undangan itu di luar calon presiden, calon wakil presiden, ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik pengusung.

"Jadi, yang dimaksud 75 itu di luar pasangan calon dan di luar ketua umum dan sekjen partai politik peserta Pemilu 2024," kata Hasyim.

(Jyg)
Demo Mahasiswa Dukung KPU dan Bawaslu, Hasil Pemilu adalah Suara Rakyat
Demo Mahasiswa Dukung KPU dan Bawaslu, Hasil Pemilu adalah Suara Rakyat
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Diseret ke DPR Salah Alamat, Selesaikan di Bawaslu dan MK
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu Diseret ke DPR Salah Alamat, Selesaikan di Bawaslu dan MK
Belasan Tahanan Kabur, Bakal Ada Sanksi untuk Kapolsek Tanah Abang Jika Terbukti Lalai
Belasan Tahanan Kabur, Bakal Ada Sanksi untuk Kapolsek Tanah Abang Jika Terbukti Lalai
Dari Kades Hingga Pj Gubernur: ASN Tak Netral di Pemilu 2024 Erat dengan Politik Uang dan Pemenangan Calon Tertentu
Dari Kades Hingga Pj Gubernur: ASN Tak Netral di Pemilu 2024 Erat dengan Politik Uang dan Pemenangan Calon Tertentu
Carut Marut Sirekap Bisa Jadi Pintu Masuk Usut Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
Carut Marut Sirekap Bisa Jadi Pintu Masuk Usut Dugaan Kecurangan Pemilu 2024