UTM Miliki Tiga Guru Besar Baru, Gus Halim: Harus Perkuat Pondasi Ekonomi Madura
UTM Miliki Tiga Guru Besar Baru, Gus Halim: Harus Perkuat Pondasi Ekonomi Madura
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri dan memberikan Sambutan di Acara Pengukuhan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Bangkalan - Madura Provinsi Jatim, Senin (6/11/2023) (Foto: Humas Kemendesa)

Bangkalan, MERDEKANEWS -- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri pengukuhan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jawa Timur, Senin (06/11). Tiga guru besar yang dikukuhkan yaitu Prof Dr. Muhammad Syarif, Prof Dr. Bambang Haryadi dan Prof Dr. Tarjo.

"Saya ucapkan selamat, disertai doa semoga senantiasa sukses mengembangkan ilmu pengetahuan kepada para guru besar yang hari ini dikukuhkan," kata menteri yang akrab disapa Gus Halim tersebut di sela pengukuhan.

Pengukuhan guru besar ini menandai semakin kuatnya pondasi keilmuan di Universitas Trunojoyo Madura, khususnya pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Apalagi penerapan ilmu manajemen pemasaran, akuntansi, dan akuntansi forensik juga sedang dibutuhkan bangsa Indonesia.

"Pengukuhan ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Trunojoyo Madura dan semoga terus mencetak guru besar baru," kata Profesor Kehormatan dari Unesa Surabaya ini.

Gus Halim menyatakan, Universitas Trunojoyo mempunyai tanggung jawab sejarah yang tidak ringan, yaitu lahirnya Nadhlatul Ulama (NU) dari Madura.

"Nadhlatul Ulama tidak bakal hadir jika tidak direstui Syaichona Kholil Bangkalan," kata Gus Halim.

Selanjutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak akan pernah ada tanpa kehadiran Nadhlatul Ulama.

"Sebelum kemerdekaan sudah berani menyatakan jika Indonesia bukan negara Islam, bukan Darul Islam tapi Darussalam," kata manntan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Sejarah inilah yang menjadi embrio NKRI pada 1933, jauh sebelum kemerdekaan Indonesia.

"Oleh karena itu, tanggung jawab sejarah ini berat bagi Universitas Trunojoyo Madura. Dan kita harus ikut bertanggung jawab agar Universitas Trunojoyo semakin maju dan bisa mewujudkan cita-cita jadikan Madura dan Indonesia menjadi bagian tidak terpisahkan dari peradaban dunia yang mengalami kemunduran," pesan Gus Halim.

Pengukuhan guru besar juga dihadiri Rektor Universitas Trunojoyo Madura Dr. Safi', Ketua Senat Universitas Trunojoyo Madura. Prof Dr. Nizarul Alim, para wakil rektor dan seluruh dekan serta anggota DPR RI dari Fraksi PKB Syaifuddin dan Forkompimda se-wilayah Madura.

(***)
Gus Halim: Idul Adha, Momen Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Gus Halim: Idul Adha, Momen Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Gus Halim: Pelestarian Adat dan Budaya Percepat Pembangunan Desa
Gus Halim: Pelestarian Adat dan Budaya Percepat Pembangunan Desa
BRI Kembali Buka 3 Program Rekrutmen Pekerja
BRI Kembali Buka 3 Program Rekrutmen Pekerja
Optimalisasi Kinerja, Gus Halim Lantik Pimpinan Tinggi Pratama di Kemendes PDTT
Optimalisasi Kinerja, Gus Halim Lantik Pimpinan Tinggi Pratama di Kemendes PDTT
Gus Halim Targetkan Program Prioritas Tuntas Sebelum Kabinet Baru
Gus Halim Targetkan Program Prioritas Tuntas Sebelum Kabinet Baru