Heboh Lagu Halo-halo Bandung Dijiplak Akun YouTube asal Malaysia, Jadi Helo Kuala Lumpur
Heboh Lagu Halo-halo Bandung Dijiplak Akun YouTube asal Malaysia, Jadi Helo Kuala Lumpur
Kanal YouTube Lagu Kanak TV asal Malaysia menjiplak lagu Halo-halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki. (Foto: istimewa)

Jakarta, MERDEKANEWS -- Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video klip berjudul Helo Kuala Lumpur di kanal YouTube Lagu Kanak TV yang diduga berasal dari Malaysia.

Lagu tersebut diduga menjiplak lagu asal Indonesia Halo-halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki. Tak hanya nada yang mirip, bahkan lirik lagu juga nyaris sama. Aksi dugaan menjiplak ini jadi perbicangan hangat warganet di media sosial X.

Lagu yang diunggah oleh kanal YouTube Lagu Kanak TV menampilkan animasi anak-anak sedang memegang bendera Malaysia sambil bernyanyi. Namun, lagu tersebut mendadak disorot warga Indonesia karena dianggap mirip dengan Halo-halo Bandung.

Hanya terdapat sedikit perubahan pada bagian lirik lagu dari istilah Indonesia ke bahasa Melayu. Pemilik kanal YouTube mengklaim lagu Helo Kuala Lumpur merupakan lagu patriotik untuk anak-anak Malaysia.

Lagu itu menjadi perbincangan karena bermelodi sama dengan lagu karya Ismail Marzuki.

"Hello Kuala Lumpur, Ibu kota keriangan// Hello Kuala Lumpur, kota kenang-kenangan// Sudah lama aku, tidak berjumpa denganmu, sekarang sudah semakin maju, aku suka sekali//" demikian lirik Helo Kuala Lumpur.

Lagu ini mengubah kata sapaan seperti "beta" yang berarti "saya" dan beberapa kata lain dari Halo-Halo Bandung. Lagu Halo-Halo Bandung sendiri mengisahkan peristiwa Bandung Lautan Api pada 23-24 Maret 1946.

"Halo-halo Bandung, Ibu kota Periangan// Halo-halo Bandung, kota kenang-kenangan// Sudah lama beta, tidak berjumpa dengan kau, sekarang telah menjadi lautan api, mari bung rebut kembali//" bunyi lirik Halo-Halo Bandung.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI menyatakan siap melayangkan gugatan terkait kasus dugaan penjiplakan ini.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek Hilmar Farid mengaku sudah menghubungi pihak YouTube agar segera melakukan take down apabila menemukan kesamaan substansial antara dua lagu itu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut menyatakan pemerintah akan menindaklanjuti lagu berjudul Helo Kuala Lumpur yang mirip dengan lagu Halo-Halo Bandung.

Kanal Lagu Kanak TV bergabung di Youtube pada 2016 dan memperuntukkan kontennya bagi anak-anak di usia 2 hingga 9 tahun.

Selain 'Hello Kuala Lumpur', Lagu Kanak TV juga memposting lagu-lagu lain yang sangat populer di kalangan anak-anak Indonesia.

Contohnya seperti Belon Ku Ada Lima (Balonku Ada Lima), Lihat Kebunku (versi Indonesia ciptaan Ibu Sud), hingga Naik Kereta Api Tut Tut Tut (versi Indonesia Naik Kereta Api ciptaan Ibu Sud).

(Jyg)
Peretasan Akun YouTube DPR RI Terkait Keamanan Siber
Peretasan Akun YouTube DPR RI Terkait Keamanan Siber
Bareskrim Buru Akun YouTube Sunnah Nabi yang Lecehkan Nabi Muhammad SAW
Bareskrim Buru Akun YouTube Sunnah Nabi yang Lecehkan Nabi Muhammad SAW
Ihwal Ricuh Ojol dan YouTuber Bikin Konten Cegat Pemotor Lawan Arah di Tebet
Ihwal Ricuh Ojol dan YouTuber Bikin Konten Cegat Pemotor Lawan Arah di Tebet
Food Vlogger Nex Carlos Viral Gegara Kecelakaan Saat Review Makanan
Food Vlogger Nex Carlos Viral Gegara Kecelakaan Saat Review Makanan