Elit KIM Kumpul di Markas Golkar
Prabowo Tentukan Pendamping, Pinang Ridwan Kamil sebagai Cawapres?
Prabowo Tentukan Pendamping, Pinang Ridwan Kamil sebagai Cawapres?

Jakarta, MERDEKANEWS -- Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan para ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) merapat ke Markas Partai Golkar, Jakarta pada Kamis (14/09) malam.

Prabowo tiba sekitar pukul 18.35 WIB. Prabowo mengenakan batik bernuasa warna kuning.

Ketika ditanyai perihal pertemuan, Prabowo mengatakan akan membahas agenda masa depan. "Membahas program masa depan," ujar Prabowo.

Selain Prabowo, pertemuan itu dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta.

Sementara Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng mengatakan, kedatangan Prabowo ke Markas Partai Golkar, bertemu Ridwan Kamil dalam rangka penjajakan kandidat cawapres.

Mekeng pun mengklaim bahwa partainya akan bersikap rasional dengan tidak memaksakan Airlangga menjadi cawapres. "Memang Pak Prabowo menemui calon-calon wapres dia yang beredar lah ya," kata Mekeng kepada wartawan, Kamis (14/09).

Dia menyebut, Prabowo tak hanya bertemu dengan Ridwan Kamil, tapi juga dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Menteri BUMN Erick Thohir. Prabowo disebut menimbang-nimbang diferensiasi ketiga sosok tersebut sekaligus elektabilitas masing-masing. 

"Ini (pertemuan Prabowo dan Ridwan Kamil) mungkin penjajakan akhir lah ya sebelum mengambil keputusan siapa yang akan dijadikan pendampingnya," ujar Mekeng. 

Ridwan Kamil yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu diketahui punya elektabilitas teratas sebagai kandidat cawapres dalam sejumlah hasil survei. 

Menurut Mekeng, Prabowo sedang mempertimbangkan siapa kandidat cawapres yang bisa membantu memenangkan dirinya dalam Pilpres 2024. Karena itu, Partai Golkar akan bersikap rasional, yakni memberikan tiket cawapres kepada Ridwan Kamil mengingat elektabilitas Airlangga tak kunjung naik. 

"Golkar harus berpikir, kenapa ya harus Airlangga? Ridwan Kamil sebagai kader Golkar yang dilirik juga, harusnya Golkar senang dong. Artinya tidak kosong, dan tidak memaksakan diri," ujarnya. 

Dia pun berkaca dari langkah politik PDIP. Partai berlogo kepala banteng itu disebut tidak memaksakan diri mengusung Puan Maharani sebagai capres karena elektabilitasnya tak kunjung naik. Ketua Umum PDIP Megawati disebut bersikap realistis dengan mengusung Ganjar Pranowo yang punya elektabilitas mumpuni. 

"Saya harap Golkar juga demikian, harus realistis. Jadi kalau misalnya memang Airlangga tidak diambil sebagai cawapres Prabowo, tentunya Golkar harus realistis karena masih ada kader yang bisa merepresentasikan. Semua harus pakai rasional, tidak pakai hati, tidak baper (bawa perasaan)," kata Mekeng. 

Ridwan Kamil menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (13/9/2023) malam. Dua tokoh itu tampak makan malam bersama sembari bercengkrama. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono mengakui, Koalisi Indonesia Maju mempertimbangkan Ridwan Kamil untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo.

(Jyg)
Produk Impor Ilegal Bikin Sektor UMKM Kelimpungan
Produk Impor Ilegal Bikin Sektor UMKM Kelimpungan
Gerindra Buka Pintu: Kami Tunggu PKB Masuk ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
Gerindra Buka Pintu: Kami Tunggu PKB Masuk ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
PeDe Menang Satu Putaran, Golkar Usung Eks Kapolda Maju di Pilgub Papua 
PeDe Menang Satu Putaran, Golkar Usung Eks Kapolda Maju di Pilgub Papua 
Airlangga Buka Suara Soal Anggaran Makan Siang Gratis Dipotong, Ini Penjelasannya
Airlangga Buka Suara Soal Anggaran Makan Siang Gratis Dipotong, Ini Penjelasannya
Bakal Diusung Tiga Partai, Irjen Pol Ahmad Luthfi Laris Manis di Pilgub Jateng 2024
Bakal Diusung Tiga Partai, Irjen Pol Ahmad Luthfi Laris Manis di Pilgub Jateng 2024