Ditjen Hubdat Manfaatkan Momen KTT G20 Sebagai Ajang Sosialisasi Kendaraan Listrik
Ditjen Hubdat Manfaatkan Momen KTT G20 Sebagai Ajang Sosialisasi Kendaraan Listrik
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno pada Minggu (13/11) menjelaskan bahwa hingga hari ini pihaknya tetap aktif menggelar talkshow pada Pameran G20 di Nusa Dua, Bali yang merupakan Expo Side Events KTT G20 dengan tema Future SME Village. Hal ini disebutkannya sebagai bentuk kampanye aktif untuk mempromosikan kendaraan listrik di kalangan masyarakat umum.

Nusa Dua, MERDEKANEWS – Kegiatan KTT G20 yang masih berlangsung hingga 16 November 2022, dimanfaatkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan  sebagai wadah untuk melakukan sosialisasi masif mengenai kendaraan listrik.

Sejak pekan lalu pada Senin (7/11), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah melakukan touring Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dari Jakarta hingga Bali. Dengan menggandeng sejumlah pemangku kepentingan seperti swasta dan BUMN, Ditjen Hubdat menggelar Sosialisasi Kendaraan Listrik di kota-kota yang disinggahinya seperti Solo (8/11) dan Jember (9/11) hingga akhirnya tiba di Bali pada 10 November lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno pada Minggu (13/11) menjelaskan bahwa hingga hari ini pihaknya tetap aktif menggelar talkshow pada Pameran G20 di Nusa Dua, Bali yang merupakan Expo Side Events KTT G20 dengan tema Future SME Village. Hal ini disebutkannya sebagai bentuk kampanye aktif untuk mempromosikan kendaraan listrik di kalangan masyarakat umum.

“Tren perkembangan kendaraan listrik di Indonesia setiap tahunnya meningkat. Saya mengapresiasi banyak produk-produk lokal yang sudah memproduksi kendaraan listrik. _Charging_ dari produk lokal juga sudah banyak, karena itu kita mendorong terus termasuk konversi motor (berbahan bakar fosil ke listrik). Saat ini bahkan sedang dirumuskan juga insentif kendaraan listrik sehingga harganya akan turun dan ekosistem kendaraan listrik segera terbangun,” demikian dijabarkan Dirjen Hendro.

Menurutnya, kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan terlebih mengingat kendaraan berbahan bakar fosil bergantung pada ketersediaan bahan bakar yang tidak dapat didaur ulang dan terbatas jumlahnya.

“Memang perubahan apapun pasti akan ada resistensi, itu soal yang biasa. Tapi suatu saat pasti akan lebih tertata. Mau tidak mau maka kita harus mempersiapkan diri untuk menggunakan kendaraan listrik,” ujar Dirjen Hendro.

Sementara itu, Direktur Sarana Transportasi Jalan, Danto Restyawan menyatakan bahwa melalui kegiatan touring Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Jakarta – Bali menjadi bukti bahwa kendaraan listrik dapat digunakan untuk perjalanan jauh.

“Hal tersebut membuktikan bahwa kendaraan listrik juga andal, nyaman, aman dan hemat. Masih banyak tantangan yang kita hadapi dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, baik dari sisi produksi kendaraan listrik, komponen, penyebaran SPKLU dan juga perubahan _mindset_ masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik,” kata Danto.

Danto menambahkan bahwa kampanye penggunaan kendaraan ramah lingkungan yang dilakukan melalui kegiatan touring kendaraan listrik ini merupakan momen yang tepat sebagai salah satu kegiatan menjelang KTT G20 yang puncaknya nanti akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 November di Bali.

Tidak hanya melalui touring KBLBB, Danto menjelaskan bahwa Ditjen Hubdat juga turut memeriahkan penyelenggaraan KTT G20 dengan dukungan shuttle bus listrik dan juga pameran kendaraan listrik. Pameran kendaraan listrik ini diadakan di Art Bali, Bali Collection Nusa Dua mulai tanggal 12 hingga 16 November 2022 mendatang.

Pameran kendaraan listrik ini diramaikan oleh 28 exhibitor dengan jenis kendaraan sepeda motor listrik, mobil listrik, bus listrik, truk listrik, kendaraan konversi, dan komponen pendukung KBLBB.

Selama pameran berlangsung, setiap harinya Ditjen Hubdat juga menggelar seminar dan _talkshow_ yang berbeda setiap harinya dengan topik bahasan antara lain:
1. Kebijakan Pemerintah Menanggapi Perkembangan Kendaraan Listrik;

2. Kendaraan Listrik Transportasi Masa Depan;

3. Implementasi Regulasi Kendaraan Listrik Terhadap Industri Lokal di Indonesia;

4. Persiapan Persaingan Kendaraan Listrik Anak Bangsa;

5. Kendaraan Listrik Tingkatkan Pembangunan Negara. 

(Hadi Siswo)
Ditjen Hubdat Serahkan Apresiasi Sejumlah UPUBKB Terakreditasi A
Ditjen Hubdat Serahkan Apresiasi Sejumlah UPUBKB Terakreditasi A
Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Kendaraan ODOL Yang Lebih Optimal
Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Kendaraan ODOL Yang Lebih Optimal
Usai Cek Jalur Pansela, Kemenhub Bersama Korlantas dan KemenPUPR Segera Susun Evaluasi dan Rekomendasi
Usai Cek Jalur Pansela, Kemenhub Bersama Korlantas dan KemenPUPR Segera Susun Evaluasi dan Rekomendasi
Kemenhub Dorong Pengembangan Potensi Wisata Jalur Pansela
Kemenhub Dorong Pengembangan Potensi Wisata Jalur Pansela
Tekan Konsumsi BBM, Kemenhub Terus Upayakan Kenaikan Pengguna Angkutan Umum
Tekan Konsumsi BBM, Kemenhub Terus Upayakan Kenaikan Pengguna Angkutan Umum