Beri Kuliah Umum di NYU, Mendikbudristek Awali Rangkaian Kunjungan Kerja di Amerika Serikat
Beri Kuliah Umum di NYU, Mendikbudristek Awali Rangkaian Kunjungan Kerja di Amerika Serikat
Mendikbudristek saat memberikan kuliah umum di New York University (NYU). Di hadapan mahasiswa dari berbagai belahan dunia, Menteri Nadiem menyampaikan tantangan yang ada di Indonesia yang merupakan sistem pendidikan terbesar keempat di dunia, serta solusi yang dihadirkan jajarannya di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

New York, MERDEKANEWS – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim bertolak dari tanah air untuk melakukan serangkaian kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS).

Lawatan ini memiliki setidaknya dua misi utama. Pertama, untuk mendorong kerja sama, antara lain di bidang pendidikan tinggi dengan sejumlah universitas dan di bidang kebudayaan dengan institusi riset dan permuseuman top dunia yang berkedudukan di AS. Kedua, menegaskan kepemimpinan Indonesia dalam hal transformasi sistem pendidikan melalui terobosan-terobosan Merdeka Belajar.

“Visi saya adalah untuk tidak lagi mengejar ketertinggalan, tapi menjadikan Indonesia pemimpin perubahan, sehingga menjadi contoh negara-negara lainnya,” ujar Menteri Nadiem.

Sebelumnya, terobosan-terobosan Merdeka Belajar telah menjadi dasar dari agenda prioritas G20 bidang pendidikan yang penyelenggaraannya tuntas pada Pertemuan Tingkat Menteri Pendidikan G20 di Bali (1/9). Atas dasar dukungan negara-negara G20, hasil kerja G20 bidang pendidikan tersebut juga akan disampaikan Mendikbudristek pada _United Nations Transforming Education Summit_ yang merupakan rangkaian dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin (19/9) mendatang di Kota New York.



Antusiasme sivitas akademika New York University

Sejumlah terobosan Merdeka Belajar disampaikan Mendikbudristek saat memberikan kuliah umum di New York University (NYU). Di hadapan mahasiswa dari berbagai belahan dunia, Menteri Nadiem menyampaikan tantangan yang ada di Indonesia yang merupakan sistem pendidikan terbesar keempat di dunia, serta solusi yang dihadirkan jajarannya di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Direktur Pendidikan Internasional pada Fakultas Kebudayaan, Pendidikan, dan Pembangunan Manusia NYU,  Dana Brude yang memoderasi kuliah umum ini mengatakan, "Amerika sebagai sistem pendidikan ketiga terbesar di dunia sangat bangga disinggahi Menteri Makarim, seorang pemimpin dunia yang tengah mentransformasi sistem pendidikan terbesar keempat."

Para peserta kuliah umum antusias bertanya kepada Mendikbudristek. Misalnya saja Jamie Dehouck yang menanyakan bagaimana Menteri Nadiem menangani permasalahan pendidikan di daerah kepulauan.

“Kami melakukan berbagai upaya masif untuk menciptakan kondisi di mana hasil dari transformasi tidak dapat diputar balikkan ke kondisi semula. Namun, upaya masif ini juga berarti potensi perbedaan kualitas hasil. Karenanya, pendekatan yang intensif dan adaptif di sejumlah daerah tetap kami lakukan, agar semua dapat merasakan manfaat dari perubahan ini,” terang Menteri Nadiem.

Terkait keberlanjutan transformasi ini, Mendikbudristek menyampaikan, “Kami menghadirkan terobosan-terobosan yang secara SDM, regulasi, dan praktiknya dapat terus berlangsung meski berganti pemerintahan.”

Tertarik dengan transformasi yang sedang terjadi di Indonesia, Jamie pun bertanya kepada Menteri Nadiem apakah dirinya boleh magang di Kemendikbudristek.

(Hadi Siswo)
Kemendikbudristek Dorong Peran Pimpinan Tinggi Tingkatkan Inovasi dan Transformasi Birokrasi
Kemendikbudristek Dorong Peran Pimpinan Tinggi Tingkatkan Inovasi dan Transformasi Birokrasi
Enam Negara Penerima Program Arigatou Fellowship Ikuti Lokakarya Regional Pendidikan Etika
Enam Negara Penerima Program Arigatou Fellowship Ikuti Lokakarya Regional Pendidikan Etika
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Mendikbudristek: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk dan Tujuan Hidup
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Mendikbudristek: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk dan Tujuan Hidup
Kemendikbudristek Serahkan 13.809 Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru ke 72 LPTK
Kemendikbudristek Serahkan 13.809 Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru ke 72 LPTK
Kemendikbudristek Tertinggi Untuk Realisasi Capaian Produk Dalam Negeri 
Kemendikbudristek Tertinggi Untuk Realisasi Capaian Produk Dalam Negeri